MUGEN INDONESIA

Admin MGN-SFN

Jakarta, 28 November 2025 – Mugen Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing internasional melalui penyelenggaraan Program Seleksi Specified Skilled Worker (SSW) Kereta Api Batch 2. Program ini dilaksanakan melalui rangkaian tahapan seleksi yang komprehensif, terstruktur, dan berorientasi pada standar kerja industri perkeretaapian Jepang.

Tahap awal seleksi dimulai dengan pelatihan Bahasa Jepang intensif yang dirancang untuk membekali para kandidat dengan kemampuan komunikasi dasar hingga praktis. Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada penguasaan bahasa, tetapi juga mencakup pemahaman budaya kerja Jepang, etika profesional, serta nilai-nilai kedisiplinan yang menjadi karakter utama dunia kerja di Jepang. Melalui tahapan ini, peserta dipersiapkan agar mampu beradaptasi secara linguistik maupun kultural di lingkungan kerja perkeretaapian Jepang.

Tahap mensetsu atau wawancara resmi bersama perusahaan Jepang sebagai bagian penting dari seleksi Program SSW Kereta Api. Pada tahap ini, kesiapan mental, sikap kerja, serta kemampuan komunikasi peserta dievaluasi secara menyeluruh

Setelah menyelesaikan pelatihan bahasa, peserta memasuki tahapan mensetsu, yaitu wawancara resmi yang dilakukan langsung bersama pihak perusahaan Jepang. Tahap ini menjadi salah satu proses paling krusial dalam seleksi, karena menilai kesiapan peserta secara menyeluruh. Aspek yang dievaluasi meliputi sikap kerja, kepribadian, motivasi profesional, kemampuan komunikasi, serta pemahaman terhadap peran dan tanggung jawab di sektor perkeretaapian. Melalui mensetsu, perusahaan Jepang dapat menilai secara langsung kecocokan kandidat dengan budaya kerja dan tuntutan operasional di lapangan.

Pelaksanaan Tes Uchida–Kraepelin sebagai bagian dari tahapan seleksi Program SSW Kereta Api. Tes ini bertujuan mengukur ketelitian, konsentrasi, serta konsistensi kinerja peserta dalam menghadapi tuntutan kerja yang presisi dan sistematis.

Rangkaian seleksi kemudian dilanjutkan dengan tes Uchida–Kraepelin, sebuah metode psikotes yang digunakan untuk mengukur ketelitian, daya tahan konsentrasi, kecepatan kerja, serta konsistensi performa dalam tekanan waktu. Tes ini merupakan bagian penting dalam seleksi tenaga kerja sektor perkeretaapian, mengingat tuntutan pekerjaan yang membutuhkan presisi tinggi, ketepatan, serta kemampuan bekerja secara sistematis dan berkelanjutan.

Setelah seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara menyeluruh dan profesional, Mugen Indonesia secara resmi mengumumkan bahwa 31 peserta dinyatakan lulus dalam Program SSW Kereta Api Batch 2. Kelulusan ini mencerminkan dedikasi, kedisiplinan, serta kesungguhan para peserta dalam mengikuti setiap proses seleksi yang telah ditetapkan.

Keberhasilan Program SSW Kereta Api Batch 2 ini tidak hanya menjadi capaian bagi para peserta, tetapi juga menjadi tonggak penting bagi Mugen Indonesia dalam menjaga kepercayaan mitra perusahaan Jepang. Konsistensi dalam menerapkan standar seleksi yang tinggi membuktikan keseriusan Mugen Indonesia dalam menyiapkan tenaga kerja Indonesia yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di tingkat global. Capaian tersebut sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Mugen Indonesia dalam menjaga kualitas penyiapan dan penyaluran tenaga kerja profesional ke Jepang. Dengan keberhasilan Program SSW Kereta Api Batch 2 ini, Mugen Indonesia menegaskan posisinya sebagai lembaga SSW Kereta Api terdepan di Indonesia, serta terus berkomitmen untuk meningkatkan mutu pelatihan dan sistem seleksi secara berkelanjutan guna menjawab kebutuhan industri internasional di masa mendatang.